Tampilkan postingan dengan label pkm. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pkm. Tampilkan semua postingan

RUWATAN SUFISME


Ruwatan merupakan laku ritual yang didasari oleh rasa keyakinan/kepercayaan yang bertujuan untuk memperbaiki jalan hidup/membuang sukerto kehidupan. Masyarakat Jawa percaya ruwatan merupakan salah satu upaya spiritual untuk membangun masa depan yang lebih bagus bagi anak-anakatau siapa sajayang memiliki sukerto.


Ruwatan Sukerto adalah cara pembersihan/penetralisiran sengkolo serta energi negatif yang ada pada diri seseorang, menyebabkan seseorang banyak menghadapi problem hidup yang sulit untuk diselesaikan, seperti : stress, sulit mencari pekerjaan, sakit tak kunjung sembuh, keluarga berantakan, hidup selalu sial, sulit jodoh, selalu gelisah, dan lain sebagainya.


Sengkolo/Sukerto bisa timbul dari pribadi kita sendiri, yaitu : tingkah laku kita yang buruk (keluar dari etika susila maupun agama) sehingga dapat menimbulkan energi negatif yang menyelubungi/menghijab seseorang, energi negatif tersebut menjadikan hidup tidak tenang dan sengsara serta sial, sedangkan yang ditimbulkan dari leluhur adalah perbuatan yang menyalahi aturan agama sehingga yang menerima karma adalah keturunannya, hal tesebut terjadi akibat proses dari keseimbangan alam / Sunatulloh.


Ruwatan Sukerto/Sengkolo bisa dilaksanakan dengan permohonan ampun (do’a-do’a khusus) yang ditujukan kepada Alloh SWT (Tuhan Yang Maha Esa) atau dengan menggelar wayang purwo yang intinya untuk menetralisir energi negatif atau segkolo.


Ruwatan merupakan ritual sakral untuk pembersihan/menetralisir efek-efek negatif pada MKS sebelum diijazahkan keilmuan yang ada di MKS

SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA PERGURUAN BELA DIRI PARTISAN KUMBANG MALAM

Pada tahun 1928 di Daerah Sragen berdiri Perguruan Bela Diri yang bernama PERGURUAN MACAN KEMBAR yang didirikan oleh Bapak SUMARNO. Pada awal pendirian perguruan ini banyak pro dan kontra dari Pemerintah dan Badan Pendirinya. Hal ini dikarenakan begitu kerasnya Perguruan ini dalam segi keilmuan dan penggodokannya pada awal pendiriannya.

Alasan didirikannya Perguruan MACAN KEMBAR karena Almarhum Bapak SUMARNO merasa terpanggil dan menyadari sebagai warga Negara Indonesia wajib untuk ikut berjuang mengusir penjajah Belanda dan Jepang.
Beliau melatih dan mendidik orang-orang yang peduli kepada Bangsa dan Negaranya.

Namun setelah Bapak SUMARNO wafat Perguruan MACAN KEMBAR pelan-pelan pudar dan akhirnya bubar.
Akan tetapi sebelum beliau wafat telah mewariskan ilmunya kepada putranya yang bernama Bapak SUPARNO.

Setelah bertahun-tahun Bapak SUPARNO mengembleng dirinya dengan melakukan perjalanan spiritual diberbagai tempat di Pulau Jawa, akhirnya pada tahun 1997 beliau mendirikan Perguruan Bela Diri PARTISAN KUMBANG MALAM yang berpusat di TARAMAN, SIDOHARJO, SRAGEN, JAWA TENGAH.

7 Level Mukasafah Kundalini Sufisme

Untuk memahami, mengerti dan menghayati serta lebih mantap dan yakin memahami maksud dari QS. Adz – Dzariat : 56, agar hidup kita hanya beribadah kepada-Nya. Mari anda saya ajak menapaki 7 level MKS, diantaranya :
1. Mukasafah (membuka rahasia jati diri manusia dan alam semesta)
2. Rukun Iman (memahami dan mengerti akan 6 rukun Iman)
3. Rukun Islam (memahami dan mengerti akan 5 Rukun Islam)
4. Ihsan (menetapkan dalam hati untuk senantiasa bersama Allah)
5. Ikhlas (bersungguh – sungguh dalam beribadah dan senantiasa menciptakan rasa senang dan syukur serta positif felling di setiap segi kehidupan)
6. Makrifatullah (mengetrapkan Keagungan Asmaul Husna disetiap langkah hidup kita)
7. Mukasafah Sirrullah (terbukanya tirai rahasia kehidupan akan Kebesaran dan Keagungan Sang Pencipta, Allah SWT)
Apabila anda bisa memahami serta mempraktekan 7 level MKS, maka anda tiap harinya akan dipenuhi rasa ikhlas dan syukur .

ARTI LOGO PARTISAN KUMBANG MALAM

Warna Merah

:

Keberanian, ketabahan dan kegigihan

Warna hijau

:

Kebijaksanaan, keteduhan dan kelembutan

Warna kuning

:

Memberi kebaikan kepada sesama

Gambar bintang

:

Menggambarkan 5 rukun Islam, Pandawa 5

Gambar ruyung

:

Keseimbangan dan kelenturan / keselarasan energi

Gambar matahari

:

Senantiasa terus menerus memberi kebaikan

Gambar harimau

:

Kehati-hatian, kebijaksanaan dan kekuatan

Gambar harimau menengok kekanan

:

Membela kebenaran